|
Nama
|
:
Ricardo Pratyadana |
|
NIM |
:
2110811210001 |
|
Kelompok |
:
10 |
REVIEW
JURNAL
KAJIAN NILAI ESTETIKA DAN KUALITAS AIR DALAM KONTEKS EKOWISATA PERAIRAN
BERKELANJUTAN
|
Judul |
KAJIAN NILAI ESTETIKA DAN
KUALITAS AIR DALAM KONTEKS EKOWISATA PERAIRAN BERKELANJUTAN |
|
Jurnal |
KAJIAN NILAI
ESTETIKA DAN KUALITAS AIR DALAM KONTEKS EKOWISATA PERAIRAN BERKELANJUTAN |
|
Volume dan Halaman |
1-8 |
|
Tahun |
2019 |
|
Penulis |
Michael Louis
Sunaris, Robby Yussac Tallar |
|
Reviewer |
Ricardo Pratyadana |
|
Tanggal |
01-042 |
|
Tujuan Penelitian |
Bertujuan untuk
analisis kerja kincir air undershot di desa salaputti |
|
Subjek Penelitian |
Subjek penilaian ini adalah untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat di desa saluputti
seperti irigasi, sumber air baku, pembangkit listrik dan lain-lain |
|
Metode Penelitian |
Alat yang
digunakan adalah: Mesin Las, Meter, Siku, Palu, Gurinda, Mesin Pres, Bor. Bahan terdiri
dari: Besi Cor, Besi Plat, Bantalan, Baut dan Mur, Pipa dan Elbow, Lem Pipa Sebelum membuat
kincir air pertama-tama harus menyiapkan alat dan bahan sesudah itu lakukan pemotongan bahan
sesuai ukuran yang di inginkan, proses penyambungan bahan dilakukan dengan
cara pengelasan dan
menggunakan baut. Kincir air yang
digunakan berdiameter 3 m dengan diameter poros kincir 2 in. Pada proses
pengambilan data jumlah
bucket yang digunakan adalah 12 buah dan data diambil sebanyak 5 kali. Dengan
tinggi air yang beberapa tinggi
air yang digunakan mulai dari 0,10 m, 0,15 m, 0,20 m, 0,25 m, 0,30 m. Alat ukur yang
digunakan adalah meter untuk mengukur lebar saluran, kedalaman air, dan
stopwatch untuk menghitung lama
waktu kincir untuk mencapai 1 putaran. |
|
Definisi indeks storet |
Indeks STORET
merupakan salah satu metode untuk penentuan status mutu air atau kualitas
badan air yang umum digunakan di Indonesia. Indeks STORET menggunakan
parameter-parameter yang telah ditetapkan untuk dilakukan pengecekan apakah
parameter-parameter tersebut memenuhi atau melampaui baku kualitas air pada
suatu badan air |
|
Langkah-langkah |
Pengumpulan data
kualitas air dari tiap-tiap parameter dan debit air dilakukan secara periodik
(time series). Membandingkan
data hasil pengukuran kualitas air dengan nilai baku mutu sesuai dengan
peruntukan atau kelas air. Jika hasil
pengukuran dari parameter-parameter kualitas air tersebut telah memenuhi nilai
baku mutu air maka diberi skor 0. Jika hasil
pengukuran dari parameter-parameter kualitas air tersebut tidak memenuhi nilai
baku mutu air, maka diberi skor atau nilai seperti yang tertera pada Tabel 1. Jumlah nilai
negatif dari seluruh parameter dihitung dan ditentukan status mutunya dari
jumlah skor yang didapat dengan menggunakan sistem nilai. Jika dalam
perhitungan, tidak ditemukan nilai ambang batas suatu parameter yang
diukur, maka parameter tersebut tidak perlu dihitung. |
|
Hasil Penelitian |
Secara prinsip,
kajian ini memberikan informasi bahwa adalah sesuatu yang penting untuk
dipertimbangkan ke depannya terkait dengan nilai estetika dankualitas air
pada suatu wilayah perairan atau badan air tertentu. Indeks STORETtelah
digunakan dan indeks ini membandingkan antara data kualitas air denganbaku
mutu air yang disesuaikan dengan peruntukannya untuk menentukan statusbadan
air yang diperlukan di dalam menerapkan konsep ekowisata keairan yag berkelanjutan.
|
|
Kesimpulan |
Indeks STORET
ini sangat lengkap bila ditinjau dari segi parameter kualitas air yang
diukurnya namun bila mempertimbangkan faktor biaya, kekompleksan masalah dan hal
lainnya, masih diperlukan metode lain yang lebih sederhana, ekonomis dan
mudah untuk diterapkan namun dapat mewakili status perairan tersebut.
Terlebih lagi, nilai estetika juga perlu diperhitungkan dalam konteks ekowisata
perairan berkelanjutan karena seharusnya nilai estetika dan kualitas air saling terkait
satu sama lain dengan mempertimbangkan bobot dari parameterparameter yang akan ditentukan. Para
pemangku kebijakan (stakeholders) diharapkan dapat menggunakan |
|
Saran |
Untuk penulis bisa
ditambakan lagi metode penelitian |
Komentar
Posting Komentar